Jumat, 28 Maret 2014

SUSUNAN PENGURUS KELOMPOK Oi HIJAU


SUSUNAN  PENGURUS
KELOMPOK Oi HIJAU – LUWUK BANGGAI



Ketua                                                    :  WINARNO SUKIMEN
Sekretaris                                            :  IBRAHIM SAMPA
Bendahara                                          :  KODRATULLAH SINDADJANG


Koordinator Bidang                         :

Penelitian & Pengkajian                                : 
-         ARI SUKADY TALABA (Koord)
-         BACHRIN DJIBRAN  
-         MAWARDI DAYANUN
-         ABDU BUDAHU

-          Seni , Budaya & Olahraga: 
-         ICHSAN TALABA (Koord)
-         FIRMANSYAH HIDAYAT
-         INDRIANY  DAYANUN. SE

-          Niaga                                     :
-          DIDI PURWANTO (Koord)
-          YASIR SAHADA
-         HARI ISWANDI DJAWALI
-         SAWALUDDIN SAMPA

-          Lingkungan Hidup            : 
-          HASBULLAH MANSALA (Koord)
-          ARIFANSYAH BUDAHU
-          MOH. ICHWAN TALABA

'Kesaksian' Dari Film Kantata Takwa

Video Clip lagu Kesaksian ini diambil dari film Kantata Takwa. Film Kantata Takwa dibuat tahun 1990-an, namun baru dipublikasikan terbatas pada tahun 2008. Film yang dibuat pada jaman rezim Soeharto, berisi rekaman konser Kantata Takwa dipadu dengan cerita yang diperankan oleh personil band Indonesia yang melegenda tersebut.

Kenapa sampai sekarang film ini belum dijual bebas ya....?

KESAKSIAN
Cipt. : Iwan Fals/Jockie/S.Jabo
Lirik Lagu : WS. Rendra
Vokal : Iwan Fals
Backing vokal : Mbak Sunarti & Kelompok Bengkel Teater
Lead Guitar : S. Djody
Bass : Jockie S.
Drum : Budi Haryono
Flute : Embong Rahardjo
Acoustic Guitar : Raidy Noor

Minggu, 23 Maret 2014

LESTARIKAN HUTAN HIJAU-KAN BUMI

    Penebangan hutan yang terus terjadi, pembukaan lahan baru untuk kegiatan ekonomi banyak dilakukan di Indonesia sayangnya pemerintah tidak dapat mengontrol hal tersebut. Hutan merupakan paru-paru dunia. Kerusakan hutan yang terus terjadi telah mengakibatkan malapetaka dan bencana yang menelan korban harta dan jiwa yang tidak sedikit, seperti musibah kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Kerusakan hutan di Indonesia tidak hanya terjadi pada hutan alam tetapi juga telah terjadi pada hutan lindung.
Hutan sangat penting untuk menyerap gas rumah kaca akibat kegiatan ekonomi, dampak yang sudah terasa secara menyeluruh adalah pemanasan global dan perubahan iklim..
   
Ayo para Oi mania!! Mari kita bersama-sama mengajak masyarakat luas untuk melestarikan hutan, mari kita hijaukan bumi kita. Agar tata lingkungan hidup terjamin kelestariannya, maka pengurusan hutan lindung yang berkelanjutan harus menampung dinamika aspirasi dan peran serta masyarakat, adat dan budaya, serta tata nilai masyarakat berdasarkan pada norma hukum lokal dan nasional agar pendayagunaannya dilakukan seoptimal mungkin bagi kesejahteraan umat manusia.

LOGO SANG INSPIRASI DAN MOTIVATOR

Oi BENTO

Oi TANDING

9 RAYUAN CINTA ALA IWAN FALS

      Iwan Fals bukan hanya bisa membuat lagu kritik, tapi dia juga pakar dalam lagu bertema cinta. Namanya juga manusia yang diberi kelebihan mencintai pasangannya, apalagi sebagai seorang seniman hampir mustahil tidak membawa perasaan cinta dalam karya-karyanya. 
      Tapi lagu cinta Iwan Fals bukanlah lagu cinta kebanyakan seperti yang sering kita dengarkan. Lagu cinta Iwan Fals kadang ‘nyeleneh’ dan menggunakan rangkaian kata yang tidak lazim. Beberapa lirik lagu cinta Iwan Fals bahkan hampir tidak masuk akal untuk diaplikasikan sebagai rayuan cinta kepada pasangan. Namun itulah seorang Iwan Fals yang namanya dikenal sebagai penyanyi lagu-lagu bertema kritik. Tema lagu cinta ala Iwan Fals sebagian adalah tema cinta gaya jalanan yang tidak sekedar mengobral rayuan setinggi langit, tetapi berbicara mengalir apa adanya. 
      Berikut 9 rayuan cinta ala Iwan Fals dari berbagai lirik lagu Iwan Fals yang telah kami rangkum:

SEJARAH TENTANG IWAN FALS DAN LOGO Oi

     Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir 3 September 1961 di Jakarta) adalah seorang penyanyi beraliran balada yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.
Lewat lagu-lagunya, ia ‘memotret’ suasana sosial kehidupan Indonesia (terutama Jakarta) di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya tetapi juga sejumlah pencipta lain.

    Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.
 Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum ‘akar rumput’. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalama paduan suara sekolah.

Minggu, 09 Maret 2014

PROFIL ORGANISASI Oi

Sejarah Oi Nasional

    Oi didirikan oleh Iwan Fals dan Fansnya dari 23 propinsi di Indonesia pada saat silaturahmi tanggal 14-16 Agustus 1999 bertempat di Desa leuwinanggung no.19 Cimanggis Depok yang menghasilkan kesepakatan Oi sebagai ORMAS (Organisasi Masyarakat). Oi yang diawal pendiriannya bertujuan hanya mempersatukan para penggemar Iwan Fals dan simpatisannya, selanjutnya fungsi tersebut diperluas menjadi wadah pembinaan dan pemberdayaan masyarakat terutama kaum muda yang bersifat universal dan multidimensi mencakup semua aspek kehidupan namun difokuskan pada bidang seni budaya, olahraga, pendidikan/ perpustakaan, sosial dan niaga.
Nama Oi diambil dari kata seru untuk memanggil, dan bukan singkatan Orang Indonesia. Oi sebagai ormas memiliki keputusan tertinggi pada Munas (Musyawarah Nasional). Struktur Oi terdiri dari Badan Pengurus Pusat Oi di tingkat Nasional, Badan Pegurus Wilayah di tingkat Propinsi, Badan Pengurus Kota di tingkat Kota, dan Badan Pengurus Oi Kelompok ditingkat grass root. Sampai saat ini sudah terbentuk Oi di sekitar 120 kota di seluruh Indonesia.
 

Dengan pergeseran paradigma dan pergeseran sikap dari sebuah fans club menjadi Ormas yang berbasis kaum muda maka Oi berusaha lebih profesional dan memberi ruang seluas-luasnya dalam mengembangkan potensi diri serta memperluas interaksi dengan lingkungan sebagai tempat menyalurkan ekspresi. Melalui fokus pengembangan ini diharapkan dapat membuka peluang-peluang pemberdayaan bagi pembentukan kepribadian yang mencerminkan kaum muda yang mandiri serta memiliki daya pikir yang cerdas, kreatif dan progresif yang dapat menjadi modal penggerak perubahan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Didesain oleh Aim Savana | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Elf Coupons